Pastikan Websitemu Mobile-Friendly

image
Image via Shutterstock

Google baru-baru ini, memperbarui algoritma pencariannya. Om Google sekarang cenderung memprioritaskan website yang “mobile-friendly”. Biasanya saya akan menggunakan Bahasa indonesia yang baik kadang benar. Berhubung saya tidak menemukan padanan kata untuk mobile-friendly, yang dari google translate, malah menjadi “ramah-ponsel”, saya akan menggunakan istilah bahasa Inggrisnya saja agar mudah dimengerti.

Setelah mebdapat informasi di atas, biasanya akan muncul pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:

1. Website mobile-friendly apaan, sih?
2. Gimana cara kita tahu kalo website kita tuh udah mobile-friendly?
3. Masih single aja, kapan nikahnya?
4. Lha, kalo belum, gimana biar website kita jadi mobile-friendly?

Oleh karena itu, di postingan ini akan dijawab satu-persatu sesuai dengan sumber-sumber yang terpercaya.

1. Website Mobile-Friendly
Sebuah website dinyatakan mobile-friendly jika situs itu ditampilkan dengan baik dan tepat di browser hanheld, seperti handphone, smartphone, tablet, phablet, dsj.
Situs tersebut juga harus memiliki fitur sebagai berikut:
(a) Ditampilkan dengan cepat – situs yang berat bikin orang males buat buka.
(b) Gampang dibaca – layar hanheld lebih kecil daripada layar desktop.
(c) Mudah untuk dinavigasikan – Ga harus kebanyakan mencet sana-sini.
(d) Minimal-Scrolling – Bukan hanya secara vertikal tapi juga secara horizintal.
(e) Hindari penggunaan Flash – Beberapa browser atau handheld tidak mendukung Flash (contoh: iPhone).

2. Memeriksa Apakah Website Kita Sudah Mobile-Friendly

Untuk poin kedua ini, saya akan menjelaskannya dengan screenshots yang saya ambil dri handphone saya langsung.

Pertama-tama, kunjungi Mobile-friendly Test milik Google. (Dijamin bukan jebakan betmen)

image

Lalu, masukkan link situs kalian. (Di sini saya masukkan link blog saya, bagusfarisa.wordpress.com)

image

Pencet tombol “ANALYZE”-nya.

image

Tunggu beberapa saat, dan….
YOKATTA!! Blog saya ternyata sudah mobile-friendly.

image

3. Soal kapan Nikah

Saya masih ingin fokus kuliah, dan, saya belum punya calon pasangan yang cocok. Enakan jadi “Lone-Wolf” dulu untuk sementara.
Poin yang satu ini benar-benar tidak relevan dengan topik pembahasan kali ini. Entah kenapa bisa nyasar sampai ke sini. Lebih baik saya anulir saja.

4. Membuat Website Kita Menjadi Mobile-Friendly

Cara tergampang, terutama untuk para blogger ataupun wordpresser, adalah dengan menggunakan tema yang mobile-friendly. Salah satunya adalah tema “Penscratch” yang saya pakai ini.

Untuk para web developer, diusahakan untuk membuat tiap halaman dari situsnya menjadi mobile-friendly (mereka jauh lebih ngerti daripada saya, pastinya). Goohle menilai bukan dari website secara keseluruhan, tapi dari page per-page secara individu.

Intinya, sih, dengan mendesain situs kita menjadi mobile-friendly, akan memberikan kemudahan bagi pengunjung, Google, maupun website kita sendiri.

Referensi:
https://en.blog.wordpress.com/2015/04/22/your-site-is-mobile-friendly/
www.seascapewebdesign.com/blog/what-mobile-friendly-website
googlewebmastercentral.blogspot.in/2015/04/rolling-out-mobile-friendly-update.html?m=1

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s