Lebaran, Kenapa Kamu Datang?

Malam itu bunyi takbir bersahutan di angkasa. Dihiasi dengan letupan petasan dan cetar kembang api, menambah nuansa yang festival di salah satu hari raya agama Islam ini.

Di sebuah rumah kecil nan sederhana, seorang anak kecil terbangun dari tidurnya. Dia beranjak mengambil segelas air putih, nasi dan sedikit lauk, potongan kecil tempe sisa berbuka hari kemarin.

image

Ibunya yang mendengar suara dentingan piring dan gelas, terbangun dan mendatangi sumber suara tersebut.

“Dek, kok sudah bangun? Sekarang masih jam setengah tiga pagi, lho,” tanya ibunya keheranan melihat anaknya  sudah berada di dapur sepagi ini.

Anak kecil itu menghentikan makannya, diam sambil menunduk. Tak berucap sepatah kata pun.

“Adek lagi makan sahur, ya? Kan, sudah lebaran. Besok pagi udah sholat Ied. Adek ga denger ada takbir, tuh,” Ibu menghampiri anaknya. Mengusap-usap rambutnya, “Ibu sudah siapin baju yang paling bagus buat adek. Walaupun ngga baru tapi temen-temen adek bakal terkagum-kagum liatnya. Sekarang tidur lagi, yuk. Nanti adek malah ngantuk pas Sholat.

Anak kecil itu masih saja diam. Tapi kali ini terdengar suara sesenggukan yang berusaha ia tahan.

“Adek, kenapa? Adek pengen baju baru?”

Anak kecil itu masih sesenggukan. Namun kali ini makin tak bisa ia tahan.

“Ibu minta maaf. Ibu ngga bisa beliin adek baju baru. Tapi baju yang udah ibu siapin ibu jamin ga bakal kalah sama punya temen-temen kamu. Yuk, sekarang tidur yuk.” Bujuk ibunya.

Kali ini anak kecil itu menggeleng. Dibalik sesenggukannya yang hampir berubah tangisan, hampir tak terbendung, dia berucap perlahan, “Kenapa Ramadhan harus pergi, bu? Kenapa lebaran harus datang? Gimana kalo orang-orang yang jadi baik pas Ramadhan, tiba-tiba jadi ga baik lagi sehabis lebaran? Kenapa lebaran harus datang, bu?”

“Nak…,” Ibu tak sanggup melanjutkan kata-katanya. Memeluk anaknya erat-erat. “Ibu belum tahu kenapa…,” bisik ibunya pelan kepada anaknya yang sudah berlinang air mata.

Iklan

Satu pemikiran pada “Lebaran, Kenapa Kamu Datang?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s