#JurnalLinuxKu: #6 Aplikasi Alternatif

Memutuskan untuk terjun ke dunia open-source sudah pasti harus siap dengan perubahan yang akan di alami, terutama dalam pilhan aplikasi yang digunakan. Sebagian besar aplikasi yang kita gunakan sehari-hari adalah produk proprietary yang biasanya hanya ditemukan di ekosistem Windows atau OSX sehingga para pengguna distro linux harus (atau ingin) memakai aplikasi yang ada pada ekosistem linux.

Pada postingan ini saya ingin membahas aplikasi-aplikasi alternatif yang bisa menjadi padanan dari aplikasi proprietary yang ada. Hal ini dapat memberikan gambaran bagi siapa-siap yang berniat untuk hijrah dan masih belum yakin apakah kebutuhannya akan terpenuhi dengan pilihan aplikasi alternatif yang ada. Mohon diingat bahwa pilihan yang saya buat cenderung personal dan bisa diperbaharui sewaktu-waktu.

OFFICE SUITE – LIBREOFFICE

libreoffice-4.2
Image Source: http://www.webupd.org

LibreOffice merupakan aplikasi office suite, padanan dari Microsoft Office, malah dengan fitur-fitur tambahan yang di MS Office tidak bisa ditemui. Perbandingan secara lengkapnya bisa dilihat di sini. Keunggulan dari LibreOffice adalah mereka memiliki pengembang yang berdedikasi tinggi dan dinamis. LibreOffice juga memiliki native file format, yaitu ODF (Open Document Format) yang telah mendapat sertifikasi ISO sehingga sudah terbukti layak untuk digunakan, bahkan untuk kelas enterprise.

Selain LibreOffice, masih ada WPS Office. WPS Office memilik tampilan, yang bisa dibilang, menjiplak tampilan ribbon milik MS Office sehingga memudahkan bagi para pengguna MS Office yang baru saja beralih ke ekosistem linux. Sayangnya, WPS Office untuk Linux masih dalam tahap pengembangan, terlalu riskan untuk dipakai untuk kelas enterprise.

Alternatif lainnya: OpenOffice

 

PIXEL-BASED IMAGE EDITING PROGRAM – GIMP

gimp-2.8.2
Image Source: http://www.webupd8.org

Semua juga tahu, kalau Adobe Photoshop adalah aplikasi terbaik (harganya juga) dalam urusan mengolah gambar. Titik. Namun ada satu project open-source yang mampu menjadi alternatif terbaik, secara GRATIS, yaitu GIMP (GNU Image Manipulation Program).

GIMP menawarkan fitur dan ekstensi yang lengkap untuk sebuah pixel-based image editing program. Poin minusnya adalah pembiasaan yang harus dilakukan karena workflow yang lumayan berbeda dengan padanan proprietary-nya.

 

***

Untuk sementara seperti ini aja dulu.*EH??!!  Saya ada urusan sebentar :p

Tunggu saja update-annya… *BRB

Iklan

Satu pemikiran pada “#JurnalLinuxKu: #6 Aplikasi Alternatif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s